Layanan Psikolog

Klinik Arsaya memiliki Layanan Psikolog untuk membantu mengenali kondisi anak & remaja yang membutuhkan bantuan psikologi sejak dini. 

Psikolog  klinik Arsaya memiliki Surat Izin Praktik Psikolog Klinis (SIPPK)


Psikolog Anak dan Remaja

Psikolog klinis anak dan remaja adalah spesialisasi dalam psikologi profesional yang memiliki pengetahuan ilmiah tentang psikologis bayi, balita, anak-anak, hingga remaja, dalam konteks sosial, pemahaman tentang kebutuhan psikologis dasar anak dan remaja, Juga memahami bagaimana keluarga dan konteks sosial lainnya memengaruhi penyesuaian sosio-emosional, proses perkembangan, gangguan mental dan perilaku, hingga status kesehatan mental anak dan remaja.

Kondisi yang Ditangani oleh Psikolog Klinis Anak & Remaja :

  1. Gangguan perkembangan dan pembelajaran. Seperti gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (ADHD), disabilitas intelektual, gangguan spektrum autisme, disleksia, dan gangguan komunikasi.
  2. Gangguan perilaku. Seperti : interferensi resistif (kecenderungan seseorang yang menyangkal kemampuan dirinya dan penolakan terhadap dirinya sendiri)
  3. Pelecehan. Seperti : pelecehan fisik, mental dan seksual atau penelantaran anak.
  4. Kecanduan. Seperti : video game, kecanduan internet, alkohol, narkoba, seks, perjudian, dll.
  5. Gangguan makan. Seperti : anoreksia, bulimia, dan gangguan makan lainnya.
  6. Masalah identitas dan harga diri. Seperti gangguan citra tubuh dan masalah identitas gender.
  7. Gangguan kesehatan mental. Seperti : depresi, kecemasan, fobia, gangguan obsesif-kompulsif (OCD), gangguan stres pascatrauma (PTSD), gangguan bipolar, dan skizofrenia.
  8. Gangguan tidur. Seperti insomnia, mimpi buruk, dan berjalan sambil tidur.

Tindakan Medis yang dapat Dilakukan oleh Psikolog Klinis Anak & Remaja :

  1. Penilaian dan evaluasi kesehatan mental untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan mental dan menilai kemajuan pengobatan.
  2. Tes neuropsikologis. Seperti: tes memori, fungsi kognitif, dan persepsi visual, dll.
  3. Tes kepribadian dan kecerdasan. Seperti : tes IQ / Psikotest, Penilaian minat dan bakat, dll.
  4. Tes penilaian forensik. Misalnya, penilaian risiko kekerasan umum, kekerasan dalam rumah tangga, dan pelecehan seksual. Psikolog klinis untuk anak-anak dan remaja menggunakan tes forensik dalam kasus pengadilan.

Perawatan dan intervensi umum yang dapat dilakukan psikolog meliputi:

  1. Psikoterapi (terapi bicara), termasuk terapi perilaku kognitif, terapi keluarga, psikoanalisis, dan terapi
    psikodinamik.
  2. Program pencegahan dan pemulihan. Misalnya, rehabilitasi kecanduan dan gangguan makan.
  3. Konseling krisis, termasuk terapi jangka pendek untuk membantu pasien mengatasi trauma langsung dan krisis yang berat.
  4. Perawatan/Terapi Lainnya khusus Anak-anak dan remaja.

Perkembangan Psikologis Pada Anak

Psikolog Arsaya mampu membantu menganalisa pertumbuhan anak secara keseluruhan; mulai pertumbuhan dan perkembangan fisik motorik/gerakan hingga perkembangan kognitif/otak sampai dengan pembentukan kepribadian dan identitas.

Terdapat beberapa potensi permasalahan dalam psikologi anak, misalnya

  • perkembangan seseorang harus melewati berbagai tahapan,
  • pengaruh masyarakat dan lingkungan terhadap karakter dan kepribadian pasien
  • apakah seorang anak terlahir dengan kemampuan mental secara alami dibandingkan dengan seseorang yang mendapatkan kemampuannya melalui proses belajar (alami vs asuhan)

Dibawah ini merupakan gambar “Your Child’s Early Development is a Journey” dari CDC Amerika, gunakan gambar dibawah untuk memeriksa perkembangan dini anak anda.

Perkembangan seseorang dimulai sejak dalam rahim. Tahapan prenatal (sebelum lahir) adalah periode dimana kesadaran dan refleks primitif berkembang. Cedera pada fase perkembangan ini, yang dapat disebabkan karena obat yang bersifat mengubah formasi sel atau jaringan/teratogenik atau infeksi, dapat menyebaban kecacatan saat lahir yang serius. Telah dirumuskan bahwa beberapa gangguan psikologi akan berwujud saat dewasa, misalnya schizophrenia, yang disebabkan karena cedera menetap pada fase prenatal.

Fase selanjutnya akan diikuti dengan fase bayi, yang merupakan periode waktu sejak lahir hingga 1 tahun pertama kehidupan. Pada fase ini, terjadi perkembangan persepsi dan rasa, serta dimulainya perkembangan berbahasa. Kemudian periode selanjutnya adalah masa balita, dimana terjadi proses pembelajaran gerakan motorik kasar dan berbahasa, imajinasi dan pada umumnya mencoba-coba.

Fase berikutnya adalah fase anak, dimana pada fase ini anak akan lebih banyak bersosialisasi dan menonjolnya kecerdasan.

Fase terakhir anak-anak adalah remaja, dimana pada anak mulai terjadi pembentukan identitas dan moral dan belajar melakukan alasan dengan formal.

Kapan Waktunya Bertemu Psikolog ?

Adalah penting untuk dipahami bahwa anak memiliki kebutuhan psikologis juga. Lingkungan anak dan orang-orang yang mengelilinginya akan mempengaruhi perkembangannya dan kondisinya secara umum. Masa anak-anak seseorang memiliki efek yang besar tentang akan menjadi bagaimana setelah dewasa. Psikologi anak memperhitungkan semua aspek dan area pertumbuhan seseorang dan menangani masalah dan kelainan dari berbagai aspek.

Anak menjalani berbagai perubahan pada saat berkembang mulai dari masa prenatal hingga remaja. Kemajuan yang besar pada perkembangan fisik individu, emosional, mental dan psikososial pada masa anak-anak, yang semuanya turut berperan dalam membentuk kepribadian seseorang.
baby
Anak berbeda dengan orang dewasa
Mereka berpikir secara berbeda

Seorang anak dapat mengalami berbagai situasi dimana mereka membutuhkan bantuan profesional seorang psikolog anak. Keterlambatan dalam mencapai tahapan perkembangannya, khususnya dalam keterampilan motorik, misalnya berjalan, dan dalam berbahasa, dapat mendorong orantua untuk berkonsultasi dengan psikolog anak. Anak-anak ini dapat mengalami kelainan perkembangan, misalnya autisme, yang perlu ditangani. Gangguan belajar juga dapat mendapatkan terapi oleh psikolog anak. Adalah penting untuk terus berkomunikasi dengan gurunya anak, karena mereka yang akan menemukan kelainan ini lebih awal. Gangguan perhatian, misalnya ADHD, isolasi sosial, atau ketidaktertarikan untuk bersosialisasi dengan orang lain, merupakan tanda-tanda bahwa anak Anda memerlukan terapi.

Sebagian besar peristiwa kehidupan pada masa anak-anak dapat menyebabkan stress, dimana dapat menyebabkan masalah tidur, perilaku, dan fungsi. Peristiwa itu misalnya antara lain kematian orang yang dicintai, perceraian, luka cedera, kekerasan fisik atau emosional, dan intimidasi. Stress yang dialami oleh anak dapat menyebabkan depresi, agresi atau marah yang berlebihan. Stress juga dapat terwujud sebagai seringnya perubahan suasana hati, gangguan makan dan penyalahgunaan zat. Pada situasi ini, mekanisme adaptasi anak terhadap stress dapat menjadi suatu ancaman bagi keamanan dirinya sendiri dan orang disekitarnya. Hal tersebut dapat menyebabkan gangguan pada fungsi normal. Pada situasi ini, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan psikolog.

Sumber:

  • Psikologi anak, sebuah gambaran umum: https://www.docdoc.com/id/info/specialty/psikologi
  • Psychology & Behavioral Health – Children’s National Organization: https:// childrensnational.org/departments/psychology
  • National Association of School Psychologists: https://www.nasponline.org/

Psikolog Klinik Arsaya

Firnasyifa, S.Psi.,M.Psi.

Firnasyifa, S.Psi.,M.Psi., Psikolog atau biasa dipanggil dengan sebutan Miss Eva, merupakan seorang Psikolog Anak dan Remaja. Beliau menyelesaikan Pendidikan S1 Psikologi nya pada tahun 1998 di Universitas Kristen Maranatha, dan menyelesaikan Pendidikan S2 Magister Profesi Klinis Anak di Universitas Indonesia.

Selain menjadi seorang psikolog, Miss Eva juga memiliki profesi sebagai Provider DIR-Floortime Therapy ICDL (Terapi Autisme) dan Brainspotting Therapis (teknik psikoterapi yang bertujuan mengatasi trauma dan emosi negatif lain dengan mengandalkan mata).

Beliau adalah salah satu psikolog yang saat ini berpraktek di Klinik Utama Arsaya, Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung, dan Founder Happy Owl Nest.

Miss Eva, memiliki banyak pengalaman dalam dunia psikologi terutama pada Anak dan Remaja. Beliau juga masih aktif hingga saat ini menjadi Trainner, Dosen Tamu di beberapa Universitas dan Narasumber dalam kegiatan edukasi Kesehatan mental diberbagai institusi Pendidikan, Pemerintahan dan Institusi Layanan Kesehatan yang ada di dalam maupun diluar Provinsi Jawa Barat.

Disela-sela kesibukan beliau berpraktek, Miss Eva juga hingga saat ini aktif menjadi Relawan Bagi Anak Penyandang Disabilitas Kota Bandung dan Relawan Gugus Tugas Psikologi Nasional Covid-19.